seberapa menariknya aku?

SIGN UP

Kata mereka menjadi menarik itu penting... kalau kata saya menjadi penting itu menarik.

Ketika semua orang berlomba-lomba mengupdate status -status mengenai keberadaan dan eksistensinya mereka kepada relative dan teman-teman mereka, saya lebih memilih untuk menterjemahkan kelemahan-kelemahan saya lewat permainan kata kata dan pikiran dari segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidup saya ini. Saya masih mengingat samar-samar ( maklum daya ingat saya tidak secanggih di kala saya masih 17 tahun) kalau ada yang pernah melemparkan sebuah pertanyaan sederhana .. "siapakah kita sekarang : orang ataukah manusia"?

Nah, di usia saya kala itu yang masih belum menginjak 15 tahun, saya belum bisa membedakan orang dan manusia. Di saat itu, pertanyaan itu belum sampai berlabuh di alam otak saya berpikir. Saya hanya mendengar dan merekamnya baik-baik di otak. Hingga sekarang dan nanti.

Apakah Anda sendiri sudah tahu jawabannya?

Ataukah Anda juga berada di titik yang sama dengan saya di usia lima belas?

Saya merasa saya telah menjadi manusia sekarang. Tidak ingat sejak kapan hal itu dimulai.. ( memang masih merasa sih... belum tahu juga kalau orang di sekitar saya tidak mengakui keberadaan saya sebagai manusia). Tidak lama setelah itu, alam pikiran saya kembali dibawa berpikir tentang falsafah hidup saya dan visi misi yang saya gendong sekarang.

Lalu apakah merupakan hal -hal tersebut tetap membuat saya sadar dan semakin beradab untuk mengamalkan sila sila pancasila ? ( yang poin kedua kaliiiii ajaa... dan memang terdengar agak-agak formal bin sok suci ).

Flashback ke 10 tahun yang lalu, saya merasa saya masih menjadi sebuah-orang. what am i? Tidak semua orang bisa memahami secara mendetil apa, kenapa, dan bagaimana kita bisa menjadi seperti itu and how to transform it to be a butterfly. Bahkan seorang genius sekalipun, dikarenakan tidak ada formula yang pasti dan hal tersebut tidak bisa terdefinisikan. Jadi bagi yang sudah-sudah melewati masa-masa menajdi ulat dan kepompong... mereka pun tidak bisa menjabarkan secara detail tentang tips dan trick how to become a human without to fail to be one.. cause it just happen!

Dan itu bukan sekedar keberuntungan belaka. Perjalanan hidup mereka itu menggodok mata nurani dan membutakan mata jasmani, dimana mereka bisa melihat hal-hal yang tidak kelihatan di balik hal-hal yang terlihat jelas. (ini kita tidak berbicara tentang dunia hantu ataupun kelanjutan film Insidious 4).

Percaya nggak, kalau untuk mempunyai rasa takut itu penting agar kita tidak lupa dengan siapakah Pencipta kita dan untuk selalu menyadarkan bahwa kita manusia adalah fana.

Jadi, mau menjadi manusia atau orang-kah , Anda?

Kalau saya, cukup menjadi : " MANUSIA SUPER" saja :))

::pesan penulis --> untuk yang lain dilarang-ikut-ikutaan::

More posts

Post a comment