PE-DU-LI

SIGN UP

Jikalau dan Andaikata, ku bisa menjadi seseorang yang acuh tak acuh... dalam hitungan detik saja

Hidupku tak akan menjadi serumit sekarang.

Dua hari lalu saya bertemu.. eh, lebih tepatnya diperkenalkan oleh sesosok wanita paruh baya. Mukanya membulat, matanya seperti perahu layar, dan rambutnya pendek ala Desi Ratnasari. Duduk di area coffee shop bagian belakang, mata mata yang ada di deretan kasir, tidak akan sampai mendengar percakapan yang kita bicarakan hari ini. Menu sudah kami pegang hampir 1 jam lebih. Tapi tak sampai jua kami menentukan jenis minuman mana yang bisa mengisi dahaga kami siang itu.

Dea namanya.

"So, Dea mulai order gih..", kata kataku mulai memecah hening. Sebentar hening itu pecah. Namun ajaibnya, retak retak hening itu kembali ke pecahannya masing-masing... which is kembali hening.

hm... jari telunjuk udah nempel ke jidat kanan, tanda berpikir keras. Ini sampai kapan .. dan berapa lama lagi.. duduk tanpa orderan dan hanya menu yang kami pandang-pandangi hingga saat ini..

"Oke, Dea aku pesanin Hot Cocoa ya? aku order Hot Cappucino" hahaa.. sambil tertawa meringis.. karena sepertinya karyawan di coffee shop sudah mulai memperhatikan dua orang itu ( yaitu kita) cuman numpang duduk.

"Yes, boleh. Mang sejak kapan ngomong pake aku - kamu?"

eh, iyaaa.. maksoednya loe Hot Cocoa dan gue Hot Cappucino.. gituh ,,

Tangan kasih kode manggil waiter. Mereka yang awalnya bisik bisik di ujung sana.. salah satu dari mereka langsung mendatangi kita. Senyum sumringah dan kelegaan terpancar di wajar waitress yang umurnya bisa jadi setengah dari umur saya. Tulisan ,,akhirnya order juga... terpampang samar-samar di jidat sang waitress.

Order pun on process. Tapi suasana yang ada masih jalan di tempat.

"lo gak biasa biasanya ngajak ketemuan disini? Apa ada yang penting...? pertanyaan nya di lemparkan tanpa ba bi bu.. dan sekarang waktunya menjawab, meski jawabannya masih nyangkut di awan-awan, alias masih belum diketemukan.

"ketemu dimana aja sama aja, but memang ada yang mau gue sampaikan.. and butuh tempat teduh"...

More posts

Post a comment